kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Pemerintah Antisipasi Pertumbuhan Ekonomi China


Jumat, 16 Juli 2010 / 17:38 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi China yang melamban membuat pemerintah juga waswas. Karena itu, pemerintah berniat mengirim delegasi ke Negeri Tembok Raksasa itu untuk membahas nerasa perdagangan bilateral.

"Dalam waktu dekat, tim akan ke China untuk membahas neraca perdagangan. Diharapkan pada tahun ini bisa di atas US$ 30 miliar," ucap Menteri Perekonomian Hatta Radjasa, Jumat (16/7).

Tahun ini, pemerintah menargetkan nilai ekspor ke China bisa mencapai US$ 50 miliar. Hatta sendiri yakin ekspor tak akan mengalami penurunan lantaran sebagian besar produk kita sulit disaingi oleh negara lain.

Pertumbuhan China memang terus melamban. Pada periode April hingga Juni lalu, pertumbuhan Negeri Panda itu hanya sebesar 10,3%. Angka ini sedikit lebih rendah dari kuartal pertama tahun ini meski masih di atas target Pemerintah China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×