kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Pembahasan Perppu penanganan corona di DPR ditargetkan rampung 3 pekan


Senin, 06 April 2020 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. Ketua DPR Puan Maharani (tengah) bersama pimpinan DPR menerima Surat Presiden (Supres) untuk Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (k


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan, pembahasan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk penanganan pandemi corona (covid-19) ditargetkan bisa rampung dalam waktu tiga pekan ke depan.

Draf Perppu sudah diserahkan pemerintah ke DPR pada pekan lalu dan saat ini Banggar DPR tengah menanti pembentukan panitia kerja (Panja) serta jadwal pembahasan lanjutan.

"Jadi sudah diserahkan (drafnya), tinggal nanti diatur jadwalnya. Jadi nanti dibuat Panjanya untuk pembahasan. Tapi ini kan kami mau cepat ya jadi mungkin dalam 2-3 ini sudah selesai dibahas Perppu-nya. Sekarang kami sedang menunggu jadwal dari pimpinan," ujar Dave ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (6/4).

Baca Juga: DPR diminta nonaktifkan saja fungsi legislasi selama pandemi virus corona

Dave memaparkan, pembahasan Perppu ini tidak akan memakan waktu yang lama. Pasalnya, ia menilai saat ini sedang dalam kondisi yang mendesak, serta pembahasannya tidak akan terlalu rumit.

Pembahasan Perppu maksimal dalam waktu tiga pekan. Kemudian, hasilnya akan dibawa ke dalam Rapat Paripurna untuk dapat diketok menjadi Undang-Undang (UU).

"Pembahasan Perppu tentu melibatkan pemerintah. Apakah nanti pembahasannya akan terbuka atau tertutup itu tergantung pemerintah nanti," kata Dave.

Meskipun belum ada jadwal pasti, tetapi mulai pekan ini pembahasan Perppu sudah akan mulai dilaksanakan. Terlebih, berbagai kebijakan di dalam Perppu tersebut sangat dibutuhkan. Jadi, DPR berkomitmen akan melakukan pembahasan secara cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×