kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.095   15,00   0,08%
  • IDX 5.447   58,84   1,09%
  • KOMPAS100 705   8,36   1,20%
  • LQ45 549   4,58   0,84%
  • ISSI 187   3,18   1,73%
  • IDX30 307   1,72   0,56%
  • IDXHIDIV20 404   4,19   1,05%
  • IDX80 81   0,85   1,06%
  • IDXV30 113   1,87   1,69%
  • IDXQ30 102   0,69   0,68%

Pantura hanya bisa dilewati satu jalur


Jumat, 24 Januari 2014 / 16:42 WIB
ILUSTRASI. Konsumsi BBM: Suasana pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina,


Reporter: Fahriyadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sepekan terakhir, beberapa ruas jalan terendam banjir, tak terkecuali kawasan Pantura. Hal ini berakibat pada terputusnya akses jalan di kilometer (km) 128 Pantura, tepatnya wilayah Loh Bener, Jawa Barat.

"Wilayah itu deket pantai, jadi selain cuaca buruk, juga ada aliran banjir dari air laut pasang (rob)," ujar Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Ditjen Bina Marga, Adriananda, Jumat (24/1).

Menurutnya di wilayah jalan yang terputus itu dilanda hujan secara terus menerus dalam empat hari terakhir. Jalan yang bisa dibuka hanya satu jalur. Sedangkan satu jalur lainnya sedang dalam perbaikan jalan rusak. 

Akibat kerusakan tersebut, terjadi kemacetan di Pantura dari arah Cikampek menuju Cirebon sepanjang 15 kilometer (km). Akses jalan menuju Cirebon pun dialihkan lewat Sumedang.

Anggaran Pantura Stabil

Lebih jauh, Adriananda menyatakan saat ini pemerintah memang sudah bersiap menangani perawatan dan perbaikan jalan Pantura. Ia bilang dalam empat bulan ke depan beberapa ruas akan ditangani sehingga ketika mendekati Lebaran sudah siap dilewati.

"Kami sedang mengumpulkan data mengenai titik-titik kerusakan yang akan ditangani," katanya.

Adriananda menyebut bahwa tahun ini anggaran untuk penanganan salah satu jalan strategis nasional di Indonesia ini mencapai Rp 1,2 triliun-Rp 1,3 triliun atau hampir sama dengan tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×