kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Negosiasi alot, pengumuman kepastian PSBB Jakarta ditunda sampai besok


Sabtu, 12 September 2020 / 20:03 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Rapat kerja tersebut membahas pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 202


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepastian soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta akan diumumkan besok.

Saat ini pertemuan antara Pemerintah DKI Jakarta dengan pemerintah pusat masih berlangsung. Pembahasan masih akan dilakukan dengan tim pakar dan kementerian lembaga sebagai wakil pemerintah pusat.

"Sehingga pengumuman yang akan disampaikan kepada masyarakt besok adalah sebuah kepastian harmonisasi antara kepentingan pusat dan kepentingan daerah," ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam konferensi pers, Sabtu (12/9).

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan akan menarik rem darurat dengan kembali menerapkan PSBB total. Langkah itu diambil akibat lonjakan kasus positif di Jakarta.

Baca Juga: Lihat support baru IHSG saat PSBB Jakarta mulai berlaku Senin depan

Doni pun bilang kesehatan masyarakat akan menjadi prioritas. Hal itu ditekankan oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat sebelumnya untuk mengutamakan kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Upaya pencegahan ditekankan oleh Doni untuk diutamakan. Hal itu dengan menerapkan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

"Kita berharap upaya pencegahan harus tetap menjadi upaya kita bersama," terang Doni.

Sebagai informasi berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, Jumat (11/9) terdapat 214.746 kasus positif. Berdasarkan angka itu sebanyak 52.840 kasus positif berada di Jakara.

Sementara untuk penambahan kasus harian terdapat penambahan sebanyak 3.806 kasus di seluruh Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 1.205 kasus berasal dari Jakarta.

Selanjutnya: Mendag tegaskan PSBB Jakarta tak boleh menghalangi hal ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×