kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Menteri Tiongkok bertemu JK bahas kereta cepat


Selasa, 11 Agustus 2015 / 13:16 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Pembangunan Nasional dan Reformasi Republik Rakyat Tiongkok Xu Shaoshi menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (11/8). Dalam kunjungannya, Shaoshi memaparkan kepada Kalla proposal penawaran untuk menggarap proyek kereta cepat Jakarta Bandung.

"Saya secara jelas menjelaskan proposal Tiongkok mengenai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung," kata Shaoshi setelah bertemu dengan Kalla.

Shaoshi menyampaikan bahwa pihaknya berharap Wapres bisa mendukung rencana kerja sama antara Indonesia dengan Tiongkok dalam membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Menurut dia, dalam pertemuan tadi Kalla memberikan tanggapan yang positif.

"Kami merasa sangat terharu dan terdorong untuk melakukan program ini dengan baik," sambung Shaoshi.

Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama dua negara harus ditingkatkan, khususnya di bidang infrastruktur dan pembangunan kapasitas produksi. Mengenai nilai investasi yang ditawarkan Tiongkok untuk proyek ini, Shaoshi enggan mengungkapkannya.

"Mengenai investasinya saya sudah jelaskan kemarin, kami telah memberikan tawaran investasi, perencanaan keuangan, dan juga hal-hal yang komprehensif. Nanti setelah review akan kami sampaikan," ujar dia.

Secara terpisah, Kalla menyampaikan bahwa Tiongkok menawarkan bunga yang ringan untuk investasi proyek kereta api cepat. Kendati demikian, pemerintah belum memutuskan apakah akan bermitra dengan Tiongkok atau Jepang untuk proyek ini.

"Ya kalau kompetisi dua negara besar untuk kita, berarti bagus untuk kita, kita memilih yang terbaik," kata Kalla.

Di samping membicarakan proyek kereta api cepat, Kalla menyampaikan bahwa ia dan Shaoshi membahas kerjasama kedua negara dalam pembangunan proyek listrik yang berkelanjutan. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×