kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.875   -113,00   -0,63%
  • IDX 6.134   12,16   0,20%
  • KOMPAS100 795   1,63   0,21%
  • LQ45 608   0,09   0,02%
  • ISSI 213   1,44   0,68%
  • IDX30 337   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 429   2,04   0,48%
  • IDX80 91   0,18   0,20%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,25   0,23%

Menteri PU: Banjir Jakarta Bukan Karena Luapan


Selasa, 10 Februari 2015 / 10:25 WIB
Katalog Harga Promo JSM Superindo 25-27 Agustus 2023, Kejutan Ultah Promo Melimpah.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono menilai banjir yang sedang terjadi di wilayah DKI Jakarta, bukan karena luapan air sunga. Namun, karena curah hujan yang tinggi ditambah drainase yang kurang baik.

Ia beralasan, saat ini ketinggian drainase air di sungai Ciliwung masih 50 cm. Termasuk didalamnya keberadaan pompa air yang belum maksimal, menghindarkan Ibu Kota dari banjir. "Ini kita harus perbaiki kualitas drainasenya," ujar Basuki, Selasa (10/2) di Istana Negara, Jakarta.

Pernyataan Basuki ini memperkuat alasan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama alias Ahok. Yang mengatakan banjir terjadi karena pompa tidak berfungsi. Penyebabnya karena listrik mati.

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur deras dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah jalan di Jakarta tak bisa dilewati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×