kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Mentan minta petani jual padi ke Bulog


Rabu, 30 September 2015 / 23:59 WIB


Sumber: Antara | Editor: Hendra Gunawan

TUBAN. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengharapkan petani menjual padinya kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menambah stok pangan nasional.

"Kalau bisa seluruh panen ini diserahkan ke Bulog. Ini demi merah putih untuk disimpan bagi bapak/ibu sehingga kita bisa menambah stok sendiri," katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Tuban, Jawa Timur, Rabu (30/9).

Pada kesempatan itu, Menteri Amran melakukan panen raya bersama petani, pejabat setempat seperti bupati, kepala dinas pertanian dan Panglima V Brawijaya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ia mengatakan panen raya itu menghasilkan 10,3 ton gabah kering panen per hektare.

Lahan yang siap dipanen di Desa Ngadirejo seluas 714 hektare sementara Kecamatan Widang memiliki lahan tanam padi seluas 4638 hektare.

Ia juga menjanjikan penambahan 20 unit pompa untuk mengairi sawah tersebut sehingga mendorong produktivitas pertanian.

"Kalau bisa dari Surabaya tiba tiga hari," katanya sebagai permintaan kepada Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Wibowo Ekoputro.

Ia berharap ke depan hasil produksi padi di Desa Ngadirejo akan semakin meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×