kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Menkeu: Rupiah masih tak bertenaga


Senin, 15 September 2014 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Citra Borneo Utama (CBUT) Catatkan Kenaikan Penjualan Sebesar Rp 9,61 Triliun Pada 2022


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA.  Nilai tukar rupiah per dolar Amerika Serikat (AS) cenderung melemah hingga menembus level 11.800. Menteri Keuangan chatib Basri mengatakan pelemahan rupiah ini terjadi karena sentimen Bank Sentral Amerika The Fed.

Asal tahu saja, Rabu besok (17/9) akan dilakukan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Biasanya dalam pertemuan tersebut, Gubernur The Fed akan memberikan pernyataan mengenai arah kebijakan bank sentral paman sam tersebut.

Menurut Chatib, rupiah akan melemah hingga terdapat keputusan The Fed. "Baru nanti marketnya akan kembali lagi. Setelah itu mereka akan rasional apa yang akan diambil dari The Fed," ujarnya yang ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (15/9).

Sebagai informasi, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah hari ini (15/9) berada pada level 11.875. Pada akhir pekan lalu (12/9), rupiah ditutup pada level 11.831 per dolar AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×