kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.675   11,00   0,06%
  • IDX 6.639   2,11   0,03%
  • KOMPAS100 867   -0,22   -0,03%
  • LQ45 657   -0,90   -0,14%
  • ISSI 232   1,19   0,52%
  • IDX30 367   -0,59   -0,16%
  • IDXHIDIV20 454   -0,97   -0,21%
  • IDX80 99   0,06   0,06%
  • IDXV30 126   0,55   0,44%
  • IDXQ30 117   -0,33   -0,28%

Mayoritas Investor Lokal yang Bidik Food Estate


Rabu, 03 Maret 2010 / 14:36 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Investor masih saja tertarik meski lahan budidaya tanaman pangan dalam skala luas atau food estate masih menggantung. Hingga kini, sebanyak 30 investor sudah menyatakan minatnya untuk terlibat dalam proyek pengembangan tanaman pangan yang dimulai di tanah Merauke, Papua.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan, mayoritas investor itu datang dari dalam negeri. "Banyak investor dari dalam negeri yang berminat," ujar Suswono usai rapat koordinasi ketahanan pangan di kantor Menko Perekonomian, Rabu (3/3).

Namun, Suswono mengaku belum bisa menyebutkan nilai investasi yang akan ditanam para investor itu. "Belum sampai ke situ, karena baru berminat," imbuh politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Yang jelas, Suswono memastikan investor asing tidak akan menguasai food estate. Sebab, kata Suswono, menurut Peraturan Pemerintah (PP) tentang usaha budidaya tanaman skala luas, investor asing harus bekerjasama pengusaha dalam negeri dengan bentuk gabungan atau joint venture dengan porsi kepemilikan 49%. "Jadi tidak benar dikuasai asing," kata Suswono

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×