kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Mahfud: Ada 3 ormas Islam yang perlu ditertibkan


Rabu, 24 Mei 2017 / 22:32 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

BANTUL. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD menyebut ada tiga gerakan organisasi masyarakat Islam di Indonesia yang perlu ditertibkan karena kegiatannya menentang ideologi negara ini.

"Dalam disertasi Pak Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah di Indonesia itu ada tiga gerakan Islam yang perlu ditertibkan," kata Mahfud usai menjadi narasumber pada sarasehan Peringatan Hari Jadi Bantul di Pendopo Parasamya Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Rabu (24/5), sore.

Mahfud mengatakan gerakan Islam pertama yang ingin mengubah ideologi negara menjadi kekhalifahan yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bahkan organisasi masyarakat (ormas) ini segera masuk gugatan pembubaran oleh pemerintah di pengadilan.

Kemudian, kata Mahfud ormas yang ingin berlakukan negara hukum Islam yaitu Mujahidin dan ormas yang akan memberlakukan hukum Islam di daerah-daerah yang penduduknya mayoritas muslim yaitu Komite Persiapan Penegakan Syariat Islam (KPPSI) Sulawesi Selatan.

"Nah gerakan yang begitu berdasarkan hasil penelitian dan itu fakta di lapangan, sehingga memang harus ditertibkan," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan sejauh ini upaya penertiban oleh pemerintah secara prosedural atau instrumen hukumnya belum lengkap, apalagi dalam aturan harus diperingatkan terlebih dulu sampai tiga kali, baru kemudian dicabut izinnya.

"Kalau prosedur itu memang lama, karena dulu prosedur yang lama itu diperingatkan sekali, peringatan kedua kali dan tiga kali, dan itu diperuntukkan untuk membubarkan ormas lain yang dulu suka melakukan sweeping," katanya.

Akan tetapi, menurut dia ada ormas dengan gerakannya tidak melakukan "sweeping-sweeping" atau razia tidak resmi terhadap kegiatan-kegiatan yang menyimpang menurut faham.

"Namun langsung menduduki negara untuk ganti ideologi, dan kalau itu clear kampanyekan di mana-mana, dipidatokan di mana-mana," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×