kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.870   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

Luhut: posisi Staf Kepresidenan tak perlu diubah


Jumat, 14 Agustus 2015 / 13:31 WIB
Luhut: posisi Staf Kepresidenan tak perlu diubah


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Hak Azasi Manusia (Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan akhirnya buka suara mengenai rencana perombakan posisi struktur Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Menurutnya, keberadaan KSP sudah tepat seperti saat ini.

Saat ini, posisi KSP berada di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung. Sementara, ada usulan agar posisinya digeser menjadi di bawah Sekretaris Kabinet (Seskab).

Jokowi juga masih mempertimbangkan mengenai perubahan struktur ini. Jika di bawah Jokowi, "KSP bisa memberikan saran-saran secara mandiri di berbagai bidang kepada presiden," ujar Luhut, Jumat (14/8) di Jakarta.

Namun demikian, Luhut mengaku belum mendengar langsung rencana pergeseran posisi KSP ini dari Jokowi. Menurutnya, pada akhirnya semua keputusan menjadi wewenang Presiden.

Saat ini posisi Kepala KSP masih dijabat oleh Luhut. Dengan demikian, Luhut rangkap jabatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×