kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.878   -57,00   -0,32%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Konsolidasi fiskal bikin harga properti turun 2016


Selasa, 14 Februari 2017 / 21:33 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pertumbuhan harga property residensial secara year on year di sepanjang 2016 mengalami penurunan ketimbang tahun 2015.

Bank Indonesia (BI) yang merilis hasil survei, menyebutkan secara tahunan, pertumbuhan harga pada triwulan IV-2016 sebesar 2,38% (yoy), melambat dibandingkan periode sebelumnya yakni 2,75% untuk sepanjang tahun 2015.

Namun kabar baiknya Indeks Harga Properti Residensial pada triwulan IV-2016 tumbuh sebesar 0,37% (qtq), sedikit lebih tinggi dibandingkan 0,36% (qtq) pada triwulan sebelumnya.

Kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja masih menjadi faktor utama penyebab kenaikan harga rumah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo bilang hal tersebut secara umum disebabkan ekonomi Indonesia di kuartal IV 2016 yang memang melambat. "Hal tersebut karena memang ada konsilidasi fiskal di kuartal IV 2016,"kata Agus, Selasa (14/2).

Sayangnya Agus belum mau membeberkan langkah BI lebih lanjut untuk menangkal perlambatan ekonomi di tahun 2017. "Kami masih rapat dewan gubernur, jadi saat ini belum bisa bilang apa-apa,"pungkas Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×