kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kepastian hukum di Indonesia jadi catatan investor Eropa


Kamis, 08 Februari 2018 / 21:15 WIB
ILUSTRASI. Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambassador of the European Union Delegation to Indonesia and Brunei Darussalam Vincent Guerend menyatakan, investor asal Eropa sangat memperhatikan soal kepastian hukum di Indonesia.

“Industri dari Eropa memiliki perhatian terhadap legal certainty, yakni perubahan regulasi investasi yang terus ada. Ini tantangan untuk Indonesia,” ujarnya di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (8/2).

Ia menambahkan, investor dari Eropa juga menyambut dengan baik adanya paket kebijakan dari pemerintah di beberapa tahun ini. “Kami juga akan melihat efektivitas implementasinya di negara ini agar membuat lingkungan bisnis lebih atraktif dan comparable dengan negara tetangga,” jelasnya.

Vincent bilang, investor asal Eropa percaya bahwa ekonomi Indonesia mampu untuk tumbuh 7%, tetapi Indonesia harus lebih mengandalkan private sector dan tidak boleh menganggap impor adalah hal yang buruk.

“Saya tahu (soal impor) ini adalah long debate di negara ini, tapi kami percaya berdasarkan pengalaman, membatasi impor bisa membatasi ekspor Indonesia juga. Harus ada pandangan positif ke impor untuk lebih banyak ekspor,” ucapnya.

Asal tahu saja, investasi Eropa di Indonesia menunjukkan tren peningkatan seiring perbaikan ekonomi. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, Eropa adalah mitra investasi terbesar keempat Indonesia, setelah Singapura, Jepang, dan China.

Deputi Bidang Iklim Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Farah Ratnadewi Indriani mengatakan, kontribusi investasi Eropa tercatat sebesar 10% dari total investasi di Indonesia pada tahun lalu, atau hampir sama dengan total investasi China yang sebesar US$ 3,4 miliar.

“Nilai investasinya mencapai US$ 3,2 miliar. Naik 20% dari realisasi investasi Eropa pada 2016," ujarnya di acara BKPM-EuroCham Investment and Economic Outlook 2018, Kamis (8/2).

Dalam catatan BKPM, Belanda dan Inggris menjadi negara yang penyumbang kontribusi terbesar. Investasi dari Belanda mencapai 41% dari total investasi Eropa, sedangkan Inggris sebesar 24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×