kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kementerian PU: Penyebab utama kecelakaan bukan karena jalan rusak


Kamis, 16 Desember 2010 / 15:34 WIB


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Edy Can

JAKARTA. Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum menampik penyebab kecelakaan lalu lintas besar adalah karena buruknya kondisi jalan. Lembaga ini menuding, penyebab terbesar justru adalah kesalahan manusia sendiri.

Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murdjianto mengungkapkan, hanya sekitar 2,3% dari 40.000 kecelakaan tahun ini akibat rusaknya jalan. "Ini termasuk akibat banyaknya jalan yang berlubang, ruas jalan yang menyempit, bahu jalan yang amblas dan banyak rambu-rambu perbaikan jalan," katanya, Kamis (16/12).

Sisanya sebanyak 67% kecelakaan lalu lintas, Djoko bilang, akibat kesalahan pribadi. Contohnya seperti pelanggaran lalu lintas dan kondisi mengantuk saat mengemudi.

Namun, Kementerian Pekerjaan Umum mengaku tetap bertanggung jawab terhadap angka kecelakaan di jalan raya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Bina Marga sudah membuat unit rekayasa keselamatan jalan. Unit ini menyusun dan memantau program keselamatan di jalan raya agar bisa meminimilisasi angka kecelakaan. “Hasil evaluasi unit ini akan dilaporkan di akhir tahun,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×