kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Kementan Targetkan Produksi Beras di Jatim Capai 2 Juta Ton Tahun Ini


Jumat, 19 April 2024 / 09:50 WIB
Kementan Targetkan Produksi Beras di Jatim Capai 2 Juta Ton Tahun Ini
ILUSTRASI. Kementan menargetkan produksi beras di Jawa Timur (Jatim) bisa mencapai 2 juta ton pada tahun ini. KONTAN/Baihaki/30/03/2021


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi beras di Jawa Timur (Jatim) bisa mencapai 2 juta ton pada tahun ini. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman optimis target ini bisa dicapai dengan berbagai program yang dilakukanya seperti meningkatkan indeks pertanian menjadi 2 sampai 3 kali tanam, termasuk juga pompanisasi. 

"Jika bisa mencapai 2 juta ton, angka ini bisa menutupi 50% kebutuhan beras nasional," kata Amran dalam keterangannya, Kamis (18/4). 

Amran mengatakan, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah andalan produksi beras. Menurutnya saat ini ada 380.000 hektare tadah hujan untuk produksi beras. 

Baca Juga: Ada Potensi El Nino Panjang, Ini yang Dilakukan Kementan

Untuk itu, dalam mendukung produktivitas, Kementan telah menyalurkan bantuan sebanyak 3.700 mesin pompa air senilai Rp 200 miliar. Bantuan ini diharapkan bisa membantu mengairi lahan persawahan di banyak lahan pertanaman di Jawa Timur. 

Meski demikian, ia menegaskan akan mengevaluasi pemanfaatan pompa di setiap wilayah, sehingga penerapan sistem ini dapat berjalan maskimal untuk peningkatan produksi padi di setiap daerah. 

"Kalau dalam dua minggu hingga satu bulan kedepan ini terpasang kami akan tambah bantuannya, apabila pompa ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka kami akan tarik, dan akan kami realokasi ke wilayah yang lebih membutuhkan," ungkap Amran. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×