kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kemenkes berikan 10 ton makanan bagi pengungsi


Kamis, 17 Januari 2013 / 18:46 WIB
ILUSTRASI. Nasi Cumi Hitam khas Surabaya yang menghadirkan 6 jenis lauk berbeda, yakni cumi, tempe, serundeng, mi goreng, telur pindang, tomat, dan peyek teri (Dok/Unilever Food Solutions)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK) berkoordinasi dengan PPKK Regional DKI Jakarta, memberikan 10 ton makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) untuk pengungsi korban banjir. 

"Bila di gudang unit utama dan PPKK tersedia buffer stock, maka akan dapat langsung didistribusikan. Namun bila tidak tersedia stock, untuk kebutuhan mendesak Regional DKI akan mengadakan logistik tersebut,"  kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK) Pusat, Kemenkes RI, Sri Henni Setiawati, Kamis (17/1).

Mengutip laporan rapat koordinasi lintas program antara Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK) Pusat bersama 9 perwakilan PPKK Regional di Kantor Kemenkes (14/1), banjir menggenangi banyak titik di empat Kotamadya di Provinsi DKI Jakarta, yaitu Jakarta Selatan (4 Kecamatan), Jakarta Timur (5 Kecamatan), Jakarta Barat (Tiga Kecamatan), dan Jakarta Pusat (1 Kecamatan). Hingga saat ini, terdapat 21 titik lokasi pengungsian di tiga Kotamadya, yakni Jakarta Selatan (4 titik), Jakarta Timur (15 titik), dan Jakarta Pusat (2 titik).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×