kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Kemendag: PP 80/2019 akan mendorong perkembangan niaga elektronik yang berkelanjutan


Sabtu, 21 Desember 2019 / 15:10 WIB
Kemendag: PP 80/2019 akan mendorong perkembangan niaga elektronik yang berkelanjutan
ILUSTRASI. Kemendag mengatakan PP 80/2019 akan mendorong perkembangan niaga elektronik yang berkelanjutan


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus mengupayakan agar konsumen percaya dan memiliki kepercayaan diri terhadap ekosistem niaga elektronik. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, hal tersebut bisa diwujudkan dengan menciptakan ekosistem niaga elektronik yang aman. Dengan terciptanya ekosistem niaga elektronik yang aman, maka akan mendorong peningkatan aktivitas dan pertumbuhan perdagangan serta industri niaga elektronik.

Baca Juga: Airlangga Hartarto kejar pertumbuhan ekonomi dengan tiga strategi di 2020

"Saat ini Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PP PMSE). PP ini menjadi payung hukum PMSE di Indonesia untuk memastikan perlindungan konsumen dan persaingan usaha yang sehat," ujar dalam siaran persnya, Sabtu (21/12).

Oke menjelaskan, PP PMSE juga bertujuan mendorong perkembangan niaga elektronik yang berkelanjutan, sekaligus menjaga keseimbangan antara perdagangan dalam platform daring dan perdagangan secara luring.

Baca Juga: Trans Retail Indonesia fokus sasar pasar ritel offline

Oke melanjutkan, untuk meningkatkan daya saing dan perekonomian di era revolusi 4.0, diperlukan dukungan berbagai pihak termasuk lembaga pendidikan dan universitas. Lembaga pendidikan tinggi ini diharapkan dapat turut berevolusi dan melakukan berbagai terobosan dengan mengadopsi perkembangan teknologi agar dapat melahirkan SDM yang memiliki kemampuan literasi digital, berpikir kritis, berkolaborasi, komunikatif, kreatif, dan inovatif.

“Saya berharap mahasiswa sebagai tulang punggung ekonomi masa depan dapat didorong masuk ke bisnis/industri yang bermanfaat membantu UMKM, mendatangkan devisa, dan membangun daya saing Indonesia. Selain itu juga diharapkan dapat memanfaatkan kemajuan teknologi internet untuk meningkatkan jangkauan produk Indonesia ke mancanegara,” ujar Oke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×