kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kata Rini Soemarno soal RJ Lino tersangka


Senin, 21 Desember 2015 / 18:04 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno masih akan menunggu proses hukum dan laporan Komisaris Pelindo II terkait nasib Direktur Utama Pelindo II RJ Lino.

Seperti diketahui, Jumat (18/12) lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan RJ Lino sebagai tersangka.

Lino diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan quay container crane (QCC) tahun 2010.

"Kalau itu (kasus RJ Lino), kami ikuti proses hukum. Tunggu laporan dari Komisaris BUMN," ujar Rini seusai menghadiri acara peluncuran ATM Himbara di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Senin (21/12).

Saat disinggung terkait adanya desakan agar Kementerian BUMN mencopot RJ Lino dari jabatannya, Rini menegaskan bahwa proses tersebut harus mengikuti proses dalam korporasi.

"Pelindo itu kan korporasi, ada direksi dan komisaris," kata Rini. 

Dalam kasus tersebut, Lino diduga melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri dan korporasi.

Atas perbuatannya, Lino dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×