kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.056   -21,00   -0,12%
  • IDX 5.838   -2,15   -0,04%
  • KOMPAS100 774   2,13   0,28%
  • LQ45 579   -2,25   -0,39%
  • ISSI 204   0,92   0,45%
  • IDX30 327   -1,96   -0,60%
  • IDXHIDIV20 403   -4,00   -0,98%
  • IDX80 87   0,09   0,10%
  • IDXV30 110   -1,52   -1,37%
  • IDXQ30 105   -0,66   -0,62%

Kata Rini Soemarno soal RJ Lino tersangka


Senin, 21 Desember 2015 / 18:04 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno masih akan menunggu proses hukum dan laporan Komisaris Pelindo II terkait nasib Direktur Utama Pelindo II RJ Lino.

Seperti diketahui, Jumat (18/12) lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan RJ Lino sebagai tersangka.

Lino diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan quay container crane (QCC) tahun 2010.

"Kalau itu (kasus RJ Lino), kami ikuti proses hukum. Tunggu laporan dari Komisaris BUMN," ujar Rini seusai menghadiri acara peluncuran ATM Himbara di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Senin (21/12).

Saat disinggung terkait adanya desakan agar Kementerian BUMN mencopot RJ Lino dari jabatannya, Rini menegaskan bahwa proses tersebut harus mengikuti proses dalam korporasi.

"Pelindo itu kan korporasi, ada direksi dan komisaris," kata Rini. 

Dalam kasus tersebut, Lino diduga melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri dan korporasi.

Atas perbuatannya, Lino dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×