CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi tak ingin terorisme ganggu damai Natal


Kamis, 22 Desember 2016 / 21:55 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada kepolisian dan Densus 88 untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan mereka menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Perintah tersebut dia berikan saat Rapat Terbatas Persiapan Natal dan Tahun Baru di kantornya Kamis (22/12).

Jokowi memperkirakan, adanya potensi ancaman teror dan keamanan menjelang perayaan kedua hari bahagia tersebut. "Ini saya ingi beri perhatian betul, makanya saya minta waspada," kata Jokowi.

Selain itu, dia juga memerintahkan kepada TNI untuk bisa menyokong penuh upaya polisi dan Densus 88 dalam menjaga keamanan Natal dan tahun baru. Jokowi tak ingin Indonesia kecolongan dengan aksi terorisme.

Mengingatkan saja, Densus 88 baru saja menangkap terduga teroris di empat wilayah. Mereka diduga akan melakukan aksi bom bunuh diri dengan sasaran polisi dan masyarakat umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×