CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi: Jalur MRT tetap akan dibangun


Senin, 21 April 2014 / 05:32 WIB
ILUSTRASI. Havid Febri


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan akan membangun semua jenis moda transportasi massal untuk memecahkan permasalahan kemacetan ibu kota. Karena itu, Joko Widodo atau Jokowi tetap akan membangun mass rapid transit (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI dan transjakarta koridor I (Blok M-Kota), meskipun tak sedikit pihak yang mengkhawatirkan adanya tumpang tindih transportasi di jalur tersebut.
 
"Di ibukota Polandia (Warsawa), penduduknya hanya 1,8 juta, tetapi semua transportasinya ada. Jakarta plus Bodetabeknya dengan 28 juta penduduk, belum ada apa-apanya. Ini (Jabodetabek) kalah jauh dengan Warsawa," kata Jokowi, di Taman Suropati 7, Jakarta, Minggu (20/4/2014).
 
Menurut Jokowi, di Warsawa, semua transportasi massal lengkap tersedia. Meskipun kota tersebut tidak padat penduduk. Di sana, ada MRT, bus, trem, dan lainnya. Sehingga, lanjut dia, Jakarta beserta daerah penyangga harus memiliki moda transportasi massal yang banyak serta membangun kerjasama lebih baik. Sebab, tak sedikit warga daerah penyangga yang mencari nafkah di Jakarta.

"MRT itu jalurnya baru dari Selatan ke Utara. Padahal kebutuhannya banyak sekali," kata Jokowi. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×