kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Johan: Wakapolri bantah Bambang ditangkap


Jumat, 23 Januari 2015 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Drama Cold Blooded Intern yang hadir di Viu pada Agustus.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi belum dapat memastikan di mana keberadaan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Menurut Johan, sekitar pukul 9 pagi tadi, dirinya mendapat telepon dari ajudan Bambang.

"Ajudan Bambang mengatakan, Bambang ditangkap oleh orang yang mengaku dari Bareskrim. Saat itu Bambang tengah mengantar anaknya ke sekolah," cerita Budi dalam wawancara dengan Kompas TV, Jumat (23/1).

Johan mengatakan, terhadap informasi sang ajudan tersebut, dirinya sudah berupaya mengkonfirmasi ke Bareskrim. Namun, masih belum berhasil tersambung.

Lantas, KPK langsung menghubungi Wakapolri Badrodin Haiti. "Pak Badrodin menyatakan tidak benar ada penangkapan oleh Bareskrim kepada Bambang. Jadi kami berpikiran positif. Yang jadi persoalaan saat ini adalah siapa yang melakukan penangkapan. Sebab, orang bisa saja mengaku-ngaku," jelasnya.

Johan hingga saat ini belum mengetahui di mana keberadaan Bambang. "Saya sudah coba kontrak hape beliau, belum tersambung," imbuh Johan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×