kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Johan: Wakapolri bantah Bambang ditangkap


Jumat, 23 Januari 2015 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Drama Cold Blooded Intern yang hadir di Viu pada Agustus.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi belum dapat memastikan di mana keberadaan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Menurut Johan, sekitar pukul 9 pagi tadi, dirinya mendapat telepon dari ajudan Bambang.

"Ajudan Bambang mengatakan, Bambang ditangkap oleh orang yang mengaku dari Bareskrim. Saat itu Bambang tengah mengantar anaknya ke sekolah," cerita Budi dalam wawancara dengan Kompas TV, Jumat (23/1).

Johan mengatakan, terhadap informasi sang ajudan tersebut, dirinya sudah berupaya mengkonfirmasi ke Bareskrim. Namun, masih belum berhasil tersambung.

Lantas, KPK langsung menghubungi Wakapolri Badrodin Haiti. "Pak Badrodin menyatakan tidak benar ada penangkapan oleh Bareskrim kepada Bambang. Jadi kami berpikiran positif. Yang jadi persoalaan saat ini adalah siapa yang melakukan penangkapan. Sebab, orang bisa saja mengaku-ngaku," jelasnya.

Johan hingga saat ini belum mengetahui di mana keberadaan Bambang. "Saya sudah coba kontrak hape beliau, belum tersambung," imbuh Johan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×