kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.873   27,00   0,16%
  • IDX 8.948   11,21   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   4,44   0,36%
  • LQ45 870   1,83   0,21%
  • ISSI 326   1,76   0,54%
  • IDX30 442   2,45   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,93   0,76%
  • IDX80 137   0,53   0,39%
  • IDXV30 145   1,20   0,83%
  • IDXQ30 142   1,03   0,74%

JKW ingin kebijakan ekonomi berkeadilan diperjelas


Selasa, 11 April 2017 / 16:06 WIB
JKW ingin kebijakan ekonomi berkeadilan diperjelas


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memanggil para menterinya untuk menghadiri Rapat Terbatas tentang Kebijakan Ekonomi Pemerataan dan Berkeadilan siang tadi, Selasa (11/4). Rapat tersebut dihadiri oleh Darmin Nasution, Menko Perekonomian, Sri Mulyani, Menteri Keuangan dan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan agar kebijakan ekonomi pemerataan dan berkeadilan bisa segera dijalankan.

Atas dasar itulah, dia memerintahkan para menterinya untuk segera mendetailkan dan menajamkan program tersebut. "Misal yang berkaitan dengan lahan, pembagiannya seperti apa, siapa yang diberi,  berapa hektare lahannya, segera perjelas," katanya di Kantor Presiden, Selasa (11/4).

Selain itu, agar kebijakan tersebut bisa bermanfaat ke masyarakat, dia juga memerintahkan para menteri untuk mempertajam mekanisme bentuk pendampingan, skema distribusi lahan agar tidak dijual. "Segera putuskan sore ini," katanya.

Menurut Jokowi, penajaman kebijakan sangat penting agar program tersebut nantinya bisa memberikan manfaat ke 40% masyarakat kurang mampu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×