kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

JKW ingin kebijakan ekonomi berkeadilan diperjelas


Selasa, 11 April 2017 / 16:06 WIB
JKW ingin kebijakan ekonomi berkeadilan diperjelas


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memanggil para menterinya untuk menghadiri Rapat Terbatas tentang Kebijakan Ekonomi Pemerataan dan Berkeadilan siang tadi, Selasa (11/4). Rapat tersebut dihadiri oleh Darmin Nasution, Menko Perekonomian, Sri Mulyani, Menteri Keuangan dan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan agar kebijakan ekonomi pemerataan dan berkeadilan bisa segera dijalankan.

Atas dasar itulah, dia memerintahkan para menterinya untuk segera mendetailkan dan menajamkan program tersebut. "Misal yang berkaitan dengan lahan, pembagiannya seperti apa, siapa yang diberi,  berapa hektare lahannya, segera perjelas," katanya di Kantor Presiden, Selasa (11/4).

Selain itu, agar kebijakan tersebut bisa bermanfaat ke masyarakat, dia juga memerintahkan para menteri untuk mempertajam mekanisme bentuk pendampingan, skema distribusi lahan agar tidak dijual. "Segera putuskan sore ini," katanya.

Menurut Jokowi, penajaman kebijakan sangat penting agar program tersebut nantinya bisa memberikan manfaat ke 40% masyarakat kurang mampu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×