kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jaksa Agung benarkan ada OTT di Kejati Bengkulu


Jumat, 09 Juni 2017 / 11:09 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kejaksaan Agung membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

"Ya, kami sudah terima laporannya tapi belum terlalu lengkap," ungkap Kapuspenkum Kejagung Mohammad Rum saat dihubungi KONTAN, Jumat (9/6).

Adapun, hingga saat ini pihak Kejagung baru menerima laporan satu orang yang ditangkap yakni, Parlin Purba. Belum diketahui pasti, yang bersangkutan dibawa atas kasus apa. Yang pasti, OTT dilakukan pada malam hari, Kamis (8/6).

"Sementara yang diketahui baru itu, kami juga belum menerima info lengkap," tambah Rum.

Kendati begiru, atas kejadian ini pihaknya (Kejagung) membuka akses seluas-seluasnya bagi KPK untuk menguap kasus yang melibatkan salah satu jaksa tinggi tersebut.

"Kami dukung sikap KPK apalagi saat ini Kejagung sedang berbenah, yang tertangkap itu adalah oknum," tegas Rum.

Sementara itu, terkait OTT ini belum ada keterangan resmi dari KPK. KPK setidaknya memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk memberikan keterangan kepada masyarakat terhadap OTT ini.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×