kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jaga harga pangan, pemerintah kaji impor sapi dari Brazil


Kamis, 22 Maret 2018 / 00:23 WIB
Jaga harga pangan, pemerintah kaji impor sapi dari Brazil
ILUSTRASI. Ilustrasi daging sapi impor


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi terbatas (rakortas) untuk membahas kenaikan harga daging sapi jelang puasa dan lebaran. Rencananya, Kementerian Pertanian bakal menjajaki potensi impor sapi dari Brazil.

Darmin mengatakan opsi membuka keran impor dari Brazil akan dijajaki oleh Kementerian Pertanian dalam waktu dekat untuk melihat zona mana yang bebas penyakit kuku dan mulut serta memiliki standar pemotongan yang halal.

"Dengan begitu kita membuka dua kemungkinan untuk tidak tergantung pada satu pihak saja," ungkapnya, Rabu (21/3). Pihak yang pertama ia maksud adalah impor dari Australia yang sudah terjadi sedari dulu.

Darmin melanjutkan, hingga saat ini pihaknya belum menentukan besaran angka impor yang mereka targetkan. Adapun, menurutnya Kementerian Perdagangan kini tengah menyiapkan mekanisme lelang dengan perusahaan swasta dan BUMN untuk menyediakan sapi impor Australia yang murah. Soalnya, harga saat ini di kisaran Rp 100.000 per kilogram dirasa masih terlalu mahal.

"Jadi pemerintah memastikan pasokan baik untuk puasa dan lebaran, dan harga turun," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×