kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jadi garda terdepan saat pandemi, Jokowi sampaikan terima kasih pada tenaga kesehatan


Kamis, 08 Juli 2021 / 07:00 WIB
Jadi garda terdepan saat pandemi, Jokowi sampaikan terima kasih pada tenaga kesehatan
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan dan Menteri PUPR meninjau Asrama Haji Pondok Gede


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada tenaga kesehatan dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di tanah air.

Hal itu mengingat saat ini tengah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dan membutuhkan penanganan yang lebih keras. Kepala Negara Republik Indonesia itu menyebut, tenaga kesehatan sudah bekerja dengan keras menghadapi pandemi ini.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dokter, para tenaga kesehatan dan seluruh relawan-relawan yang telah bekerja pagi siang dan malam dalam rangka menangani Covid-19 ini," kata Jokowi saat meninjau rumah susun Pasar Rumput, Rabu (7/7).

Selain itu, Jokowi juga menghimbau kepada pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan penanganan Covid-19. Hal itu termasuk dengan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan, obat-obatan, dan alat kesehatan lainnya.

"Mengecek ke lapangan, mengontrol kesiapan-kesiapan baik itu obat-obatan baik itu alat-alat kesehatan, baik itu tabung-tabung oksigen dan juga tempat-tempat isolasi yang selalu dan harus dipersiapkan," terang Jokowi.

Baca Juga: Jokowi minta kepala daerah awasi obat, oksigen hingga tempat isolasi pasien Covid-19

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, pada Rabu (7/7), terdapat tambahan infeksi harian sebanyak 34.379 kasus. Angka itu merupakan yang tertinggi selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, terdapat 343.101 kasus aktif di Indonesia yang tengah ditangani. Sedangkan penambahan kasus kematian kembali melampaui penambahan sebelumnya dengan 1.040 kasus.

Mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Selain itu, dilakukan pula PPKM mikro di wilayah lainnya.

Hal itu bertujuan untuk menurunkan mobilitas masyarakat. Sehingga potensi penularan dapat dihindari dan menekan penambahan jumlah kasus positif Covid-19.

Selanjutnya: Jokowi: Satu tower Rusun Pasar Rumput siap dipakai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×