kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.899   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.909   13,23   0,22%
  • KOMPAS100 765   0,19   0,03%
  • LQ45 582   -1,31   -0,22%
  • ISSI 204   1,19   0,59%
  • IDX30 331   -0,81   -0,24%
  • IDXHIDIV20 406   -1,92   -0,47%
  • IDX80 87   0,01   0,01%
  • IDXV30 110   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 106   -0,58   -0,54%

Insan film ajak Jokowi ke bioskop


Selasa, 09 Maret 2021 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Manoj Punjabi.foto dok.pribadi


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Insan film mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengunjungi bioskop. Tujuannya untuk mendukung pemulihan ekonomi di sektor perfilman.

Selama pandemi virus corona (Covid-19), industri film diakui mendapat tekanan karena tutupnya bioskop.

Sejumlah film pun disebutkan ditunda untuk diluncurkan karena pandemi Covid-19. Oleh karena itu hadirnya Jokowi di bioskop diharapkan dapat kembali meningkatkan atensi masyarakat untuk ke bioskop.

"Kalau presidennya berani ke bioskop itu kan jadi masyarakat lain ikut confidence ikut yakin bahwa aman," ujar produser film Manoj Punjabi usai bertemu Jokowi di Istana Presiden, Selasa (9/3).

Manoj menyebut ada sekitar 50 film yang tertunda akibat pandemi Covid-19. Sebanyak 15 hingga di antaranya merupakan dengan skala yang besar.

bioBaca Juga: 2 Film bioskop terbaru yang bakal tayang di CGV dan XXI pekan ini

Selain dukungan moral, Manoj juga berharap adanya dukungan dari sisi perpajakan. Diharapkan terdapat arahan dari pemerintah pusat untuk memberikan insentif fiskal untuk pajak hiburan.

"Dari pusat bisa sentralized supaya kita dapat insentif, film Indonesia dapat insentif dari pajak tersebut selain stimulus yang lain," terang Manoj.

Menambahkan Manoj, aktris Marcella Zalianty juga mengungkapkan tekanan terhadap industri film Indonesia. Industri film dinilai berperan dalam menyerap banyak tenaga kerja.

"Kita yakin apabila pemerintah hadir memberikan kebijakan yang strategis insya Allah ke depannya film Indonesia bisa bangkit lagi," jelas Marcella.

Pada kesempatan tersebut Marcella juga meminta ketegasan pemerintah dalam memerangi pembajakan film. Marcella minta agar pembajakan kembali pada delik biasa sehingga bisa ada tindakan aktif dari aparat penegak hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×