kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Ini tiga poin penting surat PM Australia ke SBY


Selasa, 26 November 2013 / 21:12 WIB
ILUSTRASI. Analis menilai, prospek PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk akan tertekan kenaikan inflasi ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/hp.


Reporter: Noverius Laoli |

JAKARTA. Isi surat balasan Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbot kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya diungkap kepada publik. Dalam surat tersebut tidak terdapat kata permohonan maaf dari Australia karena menyadap Indonesia.

SBY mengatakan tiga poin utama yang dia anggap penting dari surat Abbott adalah sebagai berikut. Pertama, Abbott menyampaikan keinginan Australia untuk menjaga dan melanjutkan hubungan bilateral dengan Indonesia yang dewasa ini telah berada dalam tahap kuat dan berkembang.

Kedua, Pemerintah Australia berkomitmen bahwa negeri Kanguru tersebut tidak akan melakukan sesuatu di masa depan yang akan merugikan dan menganggu Indonesia. "Ini merupakan satu poin yang penting," ujar SBY dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (26/11).

Ketiga, Abbott setuju dan mendukung usulan SBY untuk menata kembali kerjasama bilateral dengan Indonesia. Kerjasama yang hendak ditata adalah kerjasama pertukara intelijen dengan menyusun protokol dan kode etik yan gjelas, yang adil dan dipatuhi kedua pihak.

Sebelumnya, SBY mengirimkan surat kepada PM Australia untuk mengklarifikasi isu penyadapan yang dilakukan inteligen Australia terhadap para pemimpin Indonesia termasuk SBY dan Ibu Negara. Atas penyadapan itu, Indonesia melakukan pemutusan kerjasama sementara dengan pihak Australia sampai ada respon lebih lanjut atas isu penyadapan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×