kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Ini harapan Presiden Jokowi di Hari Musik Nasional


Jumat, 09 Maret 2018 / 10:55 WIB
Ini harapan Presiden Jokowi di Hari Musik Nasional
ILUSTRASI. Jokowi bersama Bimbo di Hari Musik


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tepat hari ini, Indonesia merayakan Hari Musik Nasional. Presiden Joko Widodo berharap agar musik nasional tetap dijaga keberadaannya.

"Musik kita jaga keberadaannya. Semoga eksistensi musik nasional lebih diakui keberadaannya secara global. Hidup tanpa musik terasa hambar," kata Presiden dalam cuitannya yang diunggah hari ini, Jumat (9/3).


Melalui video yang disertakan dalam cuitannya itu, Presiden juga berharap agar dengan diselenggarakannya Konferensi Musik Indonesia yang perdana digelar pada 7-9 Maret 2018 di Ambon, insan musik Indonesia mampu merumuskan dan memperjuangkan musik Indonesia agar terus berkembang dan diakui eksistensinya di ranah global.

Sebab, sama halnya dengan bangsa Indonesia yang beragam namun tetap selalu mengupayakan kerukunan dan keharmonisan, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa musik nasional juga demikian adanya, berbeda selera namun tetap harmonis.

Sekadar tahu, 9 Maret diketahui bertepatan dengan hari lahir salah satu pahlawan nasional, Wage Rudolf Soepratman, yang juga pencipta lagu kebangsaan.

Tahun lalu, Presiden Jokowi merayakan Hari Musik Nasional dengan mengundang pemusik Tanah Air mulai dari Titiek Puspa, Bimbo, hingga Raisa ke Istana Merdeka

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×