kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Ini 10 komoditas andalan ekspor non-migas September 2018


Selasa, 16 Oktober 2018 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. Suasana terminal kendaraan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan surplus US$ 227 juta, didapatkan dari surplus non-migas sebesar US$ 1,30 miliar. Tercatat nilai ekspor September 2018 capai US$ 14,83 miliar.

Disokong dari ekspor non-migas senilai US$ 13,62 miliar. Angka ekspor non-migas tersebut turun 5,67% dibanding Agustus 2018, sementara bila dibandingkan September 2017 naik 3,78%.

Berikut sepuluh komoditas utama andalan Indonesia dalam mengekspor non-migas yang sebabkan neraca dagang surplus.

"Nomor satu sampai tiga masih dipegang batubara dan CPO," ungkap Anggoro Dwitjahyono, Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) kepada Kontan.co.id, Selasa (16/10).

Peringkat satu masih dipegang oleh bahan bakar mineral dengan capaian US$ 1,96 miliar naik tipis 0,10% dari bulan Agustus. Perannya 15,07% dari total ekspor non-migas.

Peringkat dua disabet oleh golongan barang Lemak & minyak hewan/nabati dengan nilai US$ 1,80 miliar, turun 1,34% dari Agustus 2018 yang tercatat US$ 1,83 miliar. Perannya terhadap total ekspor non-migas sebesar 12,48%

Sedangkan peringkat tiga diduduki mesin/peralatan listrik sebesar US$ 757,2 juta, turun 11,48% dari Agustus yang tercatat US$ 855,4 juta. Perannya sebesar 5,38% dari total ekspor non-migas.

Selanjutnya secara berturut-turut mengandalkan ekspor non-migas golongan barang kendaraan dan bagiannya US$ 652,6 juta dengan peran 4,50%, Karet dan Barang dari Karet US$ 537,8 juta perannya 4,04%, mesin-mesin/Pesawat Mekanik US$ 462,1 juta dengan peran 3,53%.

Selanjutnya Bijih, Kerak, dan Abu logam sebesar US$ 474,3 juta dengan peran 3,49%, Perhiasan/Permata sebesar US$ 357,7 juta dengan peran 3,47%, diikuti Besi dan Baja senilai US$ 526,4 juta perannya 3,39%. Terakhir golongan Berbagai Produk Kimia sebesar US$ 419,7 juta dengan peran 3,13%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×