kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Info terakhir, ex-Menkes belum pernah diperiksa


Kamis, 10 Mei 2012 / 05:45 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/08/05/2019


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kuasa Hukum Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Yusril Ihza Mahendra mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri. Kedatangan Yusril untuk mempertanyakan status kliennya. "Saya datang untuk mempertanyakan beberapa hal terkait status hukum Ibu Siti," kata Yusril.

Hal yang dipertanyakan Yusril adalah proses penetapan Siti hingga menjadi tersangka kasus korupsi proyek di Kementerian Kesehatan tahun 2006 silam. Menurut Yusril, ada kejanggalan proses penetapan tersangka kliennya itu.

Sepengetahuan Yusril, mantan Meenkes itu belum pernah diberitahukan sebelumnya akan menjadi tersangla. Selain itu, seharusnya Siti Fadilah pernah diperiksa sebagai tersangka. "Tapi, hingga saat ini belum dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," ujarnya, kemarin. Untuk itu, Yusril meminta agar status Siti Fadilah diperjelas.

Sebelumnya Siti Fadilah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan alat kesehatan tahun 2006.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×