kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Indeks manufaktur naik, tertinggi dalam 4 bulan


Jumat, 01 November 2013 / 10:58 WIB
Indeks manufaktur naik, tertinggi dalam 4 bulan
ILUSTRASI. Merlion Park, Singapura.


Sumber: Reuter | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Aktivitas manufaktur Indonesia di Oktober naik ke level tertinggi empat bulan. Berdasarkan survei purchasing managers' index (PMI) dari HSBC menyebutkan, kenaikan indeks manufaktur terjadi karena adanya ekspansi produksi.

Indeks untuk ekonomi terbesar di Asia Tenggara naik menjadi 50,9 di Oktober dari bulan sebelumnya di angka 50,2. "Peningkatan moderat terjadi di manufaktur di Oktober. Hal ini terjadi karena permintaan domestik yang lebih kuat daripada permintaan ekspor, pesanan ekspor masih sangat lemah," kata Su Sian Lim, ekonom di HSBC, Jumat (1/11).

Dari temuan HSBC itu, permintaan ekspor barang-barang manufaktur Indonesia masih lemah, bahkan pesanan turun untuk bulan kelima berturut-turut . Penurunan permintaan ekspor tersebut terjadi sejak Juli 2012 .

Perusahaan yang disurvei melaporkan, harga produksi saat ini lebih tinggi karena naiknya biaya akibat bahan baku impor karena turunnya nilai rupiah. Akibat nilai tukar itu, ongkos produksi di pabrik kini makin membesar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×