kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Indeks manufaktur naik, tertinggi dalam 4 bulan


Jumat, 01 November 2013 / 10:58 WIB
Indeks manufaktur naik, tertinggi dalam 4 bulan
ILUSTRASI. Merlion Park, Singapura.


Sumber: Reuter | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Aktivitas manufaktur Indonesia di Oktober naik ke level tertinggi empat bulan. Berdasarkan survei purchasing managers' index (PMI) dari HSBC menyebutkan, kenaikan indeks manufaktur terjadi karena adanya ekspansi produksi.

Indeks untuk ekonomi terbesar di Asia Tenggara naik menjadi 50,9 di Oktober dari bulan sebelumnya di angka 50,2. "Peningkatan moderat terjadi di manufaktur di Oktober. Hal ini terjadi karena permintaan domestik yang lebih kuat daripada permintaan ekspor, pesanan ekspor masih sangat lemah," kata Su Sian Lim, ekonom di HSBC, Jumat (1/11).

Dari temuan HSBC itu, permintaan ekspor barang-barang manufaktur Indonesia masih lemah, bahkan pesanan turun untuk bulan kelima berturut-turut . Penurunan permintaan ekspor tersebut terjadi sejak Juli 2012 .

Perusahaan yang disurvei melaporkan, harga produksi saat ini lebih tinggi karena naiknya biaya akibat bahan baku impor karena turunnya nilai rupiah. Akibat nilai tukar itu, ongkos produksi di pabrik kini makin membesar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×