kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.903   68,00   0,38%
  • IDX 6.307   -67,81   -1,06%
  • KOMPAS100 821   -11,43   -1,37%
  • LQ45 625   -8,04   -1,27%
  • ISSI 218   -2,47   -1,12%
  • IDX30 346   -4,13   -1,18%
  • IDXHIDIV20 430   -4,00   -0,92%
  • IDX80 94   -1,24   -1,30%
  • IDXV30 118   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 111   -1,25   -1,11%

Impor beras bisa naik tiga kali lipat


Kamis, 14 Agustus 2014 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Kenali 4 Manfaat Green Tea untuk Rambut, Menutrisi Kulit Kepala!


Reporter: Mona Tobing | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Jika semula pemerintah menghitung impor beras hingga akhir tahun hanya 500.000 ton. Namun peluang naiknya impor beras tidak menutup kemungkinan bakal naik. Impor diprediksi bisa mencapai 1,5 juta ton sampai akhir tahun.

Winarno Tohir, Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan mengatakan, tahun lalu pemerintah menetapkan stok beras mencapai 2 juta ton. Namun, stok tersebut sebenarnya telah banyak diserap masyarakat. "Jika kurang kan harus mendatangkan dari luar. Kebutuhan beras raskin tiap bulannya mencapai  250.000 ton," ujar Winarto Kamis (14/8).

Apalagi saat ini kata Winarto petani memasuki musim gadu. Musim gadu adalah musim saat petani menyimpan hasil panennya untuk kebutuhan sendiri atau disimpan sebagai modal untuk musim tanam mendatang.Jika musim gadu datang, Bulog diprediksi akan kesulitan untuk menyerap produksi gabah kering giling (GKG) dari petani.

Kondisi ini akan terjadi selama empat bulan dari Juli sampai September. Winarto menjelaskan, impor beras bisa naik jika kebijakan Bulog menetapkan harus ada stok 2 juta ton beras hingga akhir tahun. Artinya, impor beras tambahan sebesar 1,5 juta ton harus dilakukan pemerintah. Sebaliknya jika tidak ada kebijakan stok 2 juta ton beras maka impor beras sebesar 500.000 dirasa cukup.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan izin impor beras sebesar 500.000 ton yang diberikan kepada Bulog, 300.000 ton diantaranya adalah beras medium dan sisanya beras premium. Kemendag telah mengingatkan agar Bulog meningkatkan stok beras di dalam negeri pada akhir Agustus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×