kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Hatta: Pangkas pertumbuhan, IMF lecehkan Indonesia


Selasa, 03 September 2013 / 14:19 WIB
ILUSTRASI. Bantuan presiden atau banpres produktif yang ditujukan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) atau BLT UMKM bakal terus dilanjutkan. KONTAN/Baihaki


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa menilai Dana Moneter Internasional (IMF) telah merendahkan kemampuan Indonesia dalam meningkatkan perekonomian tahun ini.

"Saya kira IMF terlalu proyeksi ke bawah. Memang kita perlu melakukan stabilitas, baik pada rupiah maupun di defisit neraca berjalan (current account deficit)," ujar Hatta, Selasa (3/9/2013).

Hatta optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini masih berada pada angka 5,9%.

Selain itu, Hatta juga menolak anggapan pemerintah telah salah hitung atas proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam APBN-P 2013. Hatta juga menegaskan bahwa situasi perekonomian dunia yang berubah begitu cepat berdampak pada Indonesia.

"Tetapi kita jangan sampai tidak berani untuk mengatakan bahwa ada tekanan eksternal tetapi juga ada faktor internal yang juga harus kita perbaiki dan respon," ungkap Hatta.

Seperti diberitakan sebelumnya, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dan menaikkan proyeksi inflasi Indonesia.

Proyeksi terbaru dikeluarkan seiring penurunan ekspor dan lemahnya kepercayaan investor di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.

Seperti dilansir Reuters, IMF memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,25% tahun ini, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 6,3%. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 6,2%. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×