kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Genap berusia 36 tahun, Menteri Nadiem punya kekayaan Rp 1,23 triliun


Selasa, 07 Juli 2020 / 16:19 WIB
Genap berusia 36 tahun, Menteri Nadiem punya kekayaan Rp 1,23 triliun
ILUSTRASI. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.

Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada 4 Juli pekan lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim genap berusia 36 tahun. Di usia yang relatif muda, pria kelahiran Singapura tahun 1984 itu terbilang sukses.

Sebelum ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Mendikbud pada Oktober tahun lalu, Nadiem adalah Chief Executive Officer (CEO) Gojek.


Baca Juga: Nadiem Makarim masih punya saham Gojek, ini nilai total kekayaannya

Pada tahun 2010, Nadiem mendirikan Gojek bersama Kevin Aluwi dan Michaelangelo Moran. Belakangan, mengacu catatan AHU Kemenkum dan HAM, Moran sudah tak tercatat sebagai pemegang saham Gojek per 21 Juni 2017.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM, per 23 April 2020, Nadiem memiliki empat seri saham (Seri E, I, N, O) dengan nilai nominal Rp 90,84 juta. Porsi kepemilikan ini setara 0,01% dari total modal ditempatkan dan disetor.

Pendiri Gojek lainnya, yakni Kevin Aluwi memiliki saham dengan nilai nominal yang lebih kecil dibandingkan Nadiem, yakni Rp 10,25 juta.

Baca Juga: Inilah sederet investor asing bermodal gede di balik kepemilikan Gojek

Satu dekade berlalu, Gojek telah menjelma menjadi decacorn super app dengan valuasi menembus US$ 10 miliar setara Rp 151,57 triliun (kurs Rp 15.157 per dollar AS).

Gojek terus menggelar ekspansi bisnis. Mereka baru saja mengakuisisi Moka, perusahaan teknologi penyedia layanan aplikasi sistem kasir digital di Indonesia.

Aksi korporasi ini membuat Gojek dan Moka menggabungkan layanan untuk memberikan solusi komplit bagi mitra usaha (merchant), yang terdiri dari pembayaran, pengantaran makanan, dan sistem Point of Sale (POS). Gojek berharap dapat mendukung pertumbuhan dan digitalisasi UMKM di Indonesia, baik usaha online maupun offline.

Kendati memiliki saham Gojek, Nadiem Makarim tidak lagi terlibat dalam kepengurusan perusahaan ride hailing tersebut, termasuk melepas jabatan CEO Gojek, terhitung sejak ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, per Oktober 2019.

Baca Juga: Balada Gojek: PHK karyawan, kepemilikan Nadiem Makarim dan kedatangan pemodal asing

Dengan mengempit 0,01% saham Gojek, tidak diketahui berapa nilai kepemilikan saham Nadiem jika dikonversi ke dalam rupiah.

Namun yang pasti, total harta kekayaan anak praktisi hukum Nono Anwar Makarim ini cukup besar. Berdasarkan informasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercantum dalam elhkpn.kpk.go.id, nilai total harta kekayaan Nadiem Makarim mencapai Rp 1,23 triliun.

Harta tadi sudah dikurangi utang senilai Rp 185,36 miliar. Kepemilikan harta Nadiem didominasi oleh kepemilikan surat berharga yang mencapai Rp 1,25 triliun.

Sisanya berupa tanah dan bangunan di beberapa lokasi di Jakarta dan luar Jakarta, kepemilikan mobil seperti Toyota Vellfire tahun 2018 senilai Rp 1,03 miliar dan Toyota Harrier tahun 2015 senilai 887,49 juta. Nadiem juga memiliki Honda Brio tahun 2017 senilai Rp 162 juta.

Baca Juga: Hore! Mendikbud Nadiem berikan keringanan biaya kuliah, simak tata caranya

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×