kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom Bank Permata prediksi inflasi April 2019 sebesar 0,32%


Selasa, 30 April 2019 / 10:19 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga bawang putih serta tarif angkutan udara diperkirakan menjadi pendorong inflasi April 2019. Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan inflasi 0,32% secara bulanan atau 2,71% secara tahunan.

Peningkatan laju inflasi secara bulanan dan tahunan ditopang oleh kenaikan laju inflasi harga bergejolak yang didorong oleh kenaikan beberapa harga komoditas pangan seperti bawang putih naik 37,4% month on month (mom), cabai merah 13,6% mom, daging ayam 2,6% mom, bawang merah 19,9% mom dan telur ayam 0,3% mom.

"Meskipun terdapat komoditas pangan yang mengalami tren penurunan sepanjang bulan April seperti harga beras yang tercatat turun 0,95% mom serta daging sapi yang turun 0,14% mom," jelas Josua.

Di samping kenaikan laju inflasi harga bergejolak, inflasi juga didorong oleh kenaikan inflasi kelompok transportasi sejalan dengan perubahan tarif transportasi udara.

Sementara itu, inflasi inti diperkirakan stabil di kisaran 3,03% secara tahunan. Mengingat ekspektasi inflasi dari sisi permintaan cenderung terkendali ditopang oleh stabilnya nilai tukar rupiah sepanjang bulan April.

Hingga akhir tahun, inflasi diperkirakan akan tetap stabil di kisaran 3,0%-3,5% dengan mempertimbangkan bahwa pengendalian harga pangan akan terus dikoordinasikan di tingkat nasional dan daerah melalui forum TPI Nasional dan TPID.

"Sehingga tidak terdapat lonjakan harga yang disebabkan penurunan supply," imbuh dia. Selain itu inflasi harga diatur pemerintah juga diperkirakan akan tetap stabil dalam rangka menjaga daya beli masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×