kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Dua Tahun Prabowo, JPPI Soroti Sekolah Gratis dan Anggaran MBG


Senin, 19 Oktober 2026 / 20:51 WIB
Dua Tahun Prabowo, JPPI Soroti Sekolah Gratis dan Anggaran MBG
ILUSTRASI. Pelantikan wakil menteri dan kepala badan (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka genap berusia dua tahun pada 20 Oktober 2026. Menjelang momentum tersebut, JPPI menyoroti pelaksanaan dua putusan MK terkait pendidikan yang dinilai belum tuntas.

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji mengatakan, pemenuhan hak pendidikan anak perlu menjadi prioritas pemerintah setelah dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Dua tahun pemerintahan Prabowo seharusnya menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pendidikan benar-benar diperlakukan sebagai hak konstitusional,” ujar Ubaid dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).

Baca Juga: Sentuh Rp 18.000/USD, BI Terus Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Volatilitas Global

JPPI menilai pelaksanaan Putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024 tentang pendidikan dasar tanpa pungutan biaya belum menyeluruh. Sementara itu, Putusan MK Nomor 40/PUU-XXIV/2026 mengatur pemisahan anggaran MBG dari anggaran pendidikan paling lambat pada APBN 2028.

JPPI juga menyoroti rancangan awal APBN 2027 yang memasukkan sekitar Rp 240 triliun anggaran MBG dalam alokasi pendidikan sebesar Rp 820,9 triliun. Di sisi lain, organisasi tersebut menilai persoalan anak tidak sekolah, kerusakan ruang kelas, dan rendahnya penghasilan sebagian guru non-ASN masih membutuhkan perhatian.

“Jangan sampai anggaran pendidikan 20 persen hanya bagus di atas kertas. Uangnya disebut anggaran pendidikan, tetapi sebagian sangat besar digunakan untuk membiayai program yang oleh MK telah dinyatakan bukan komponen utama pendidikan,” kata Ubaid.

Atas kondisi tersebut, JPPI mendesak pemerintah menjalankan kedua putusan MK, mempercepat penanganan anak tidak sekolah, memperbaiki ruang kelas rusak, serta menjamin kesejahteraan guru non-ASN.

“Presiden Prabowo harus menunjukkan bahwa konstitusi berada di atas kepentingan program pemerintah. Dua putusan MK ini bukan sekadar rekomendasi, melainkan mandat hukum yang harus dituntaskan,” pungkas Ubaid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×