kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Diisukan jadi pendamping Jokowi, Mahfud MD tak tahu menahu


Selasa, 10 Juli 2018 / 13:01 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi menghadiri Rembuk Nasional Aktivis 98


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mendekati tanggal pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden yang akan dibuka 4 Agustus 2018 mendatang, sejumlah spekulasi pun merebak. Ada kabar dari internal PDIP menyebutkan bahwa Sri Mulyani Indrawati (SMI) dan Mahfud MD akan menjadi calon terkuat PDIP untuk disandingkan dengan capres incumbent Joko Widodo di Pilpres 2019.

Saat dikonfirmasi ke Mahfud MD, ia mengaku tak tahu menahu soal itu. Mahfud bersikukuh tidak mengetahui hal itu. "Enggak tahu saya. Saya kan bukan orang PDIP," kata Mahfud MD saat sihubungi Kontan.co.id, Selasa (10/7).

Mahfud menyebutkan bahwa dirinya masih belum bertemu dengan kader PDIP dan belum menerima undangan pertemuan dengan PDIP dalam waktu dekat ini terkait pembahasan cawapres 2019. "Belum. Itu bukan wilayah saya. Dan saya enggak ikut pembicaraan itu. Itu urusan intenal orang PDIP. Enggak ada pertemuan dan saya belum tau. Saya pasif saja," lanjutnya.

Mahfud menambahkan ini tidak memikirkan menjadi cawapres pendamping Jokowi. "Saya malah enggak mikirin yang begitu, saya ini sedang ada kerjaan di Medan." tegas Mahfud.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×