kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Cilangkap hanya kebetulan, bukan unjuk kekuatan militer


Selasa, 31 Agustus 2010 / 20:36 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha menepis pemilihan Mabes TNI, Cilangkap, sebagai lokasi pidato Presiden menyikapi situasi hangat Indonesia dan Malaysia sebagai unjuk kekuatan militer kepada pemerintah negeri Jiran itu. Menurut Julian, sesuai agenda resmi pada Rabu (1/9), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memang dijadwalkan mengikuti buka puasa bersama jajaran TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Nah, kata Julian, lantaran semua wartawan akan meliput kegiatan itu, maka Presiden memilih untuk sekaligus menyampaikan pidatonya usai berbuka puasa dan shalat Tarawih di Cilangkap. "Silakan menafsirkan sendiri, tapi yang jelas tidak ada maksud untuk itu," kata Julian usai sidang kabinet terbatas di kantor Kepresidenan, Selasa (31/8).

Panglima TNI, Djoko Santoso enggan mengungkap alasan pemilihan Mabes TNI sebagai lokasi Presiden menyampaikan pidatonya. "Jangan tanya saya dong, tadi kan sudah dijelaskan Presiden," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×