kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.921   -74,00   -0,44%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

BPJT angkat bicara soal gugatan Forkorindo di proyek bayar tol nirsentuh (MLFF)


Minggu, 04 April 2021 / 18:33 WIB
BPJT angkat bicara soal gugatan Forkorindo di proyek bayar tol nirsentuh (MLFF)
ILUSTRASI. BPJT siap mengharapi gugatan Forkorindo di proyek bayar tol nirsentuh (MLFF).


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit angkat bicara soal gugatan yang dilayangkan Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) di PTUN Jakarta terkait proyek bayar tol non-tunai.

"Kalau secara singkat kita akan pelajari, Kementerian PUPR juga siap untuk masalah gugatan ini," ujar Danang saat dihubungi oleh Kontan, Kamis (1/4) lalu.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan BPJT resmi mengonfirmasi penerapan transaksi tol tanpa berhenti/nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) akan dimulai pada 2023.

Baca Juga: Terkait sistem pembayaran jalan tol non-tunai nirsentuh MLFF, begini penjelasan BPJT

Keputusan tersebut ditentang Forkorindo dan meminta pengadilan untuk membatalkan proyek tersebut seperti tercantum dalam Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR nomor perkara 37/G/2021/PTUN JKT.

Peraturan tersebut berisi perihal persetujuan Roatex Ltd. Zrt. (Hungaria) sebagai badan usaha pemrakarsa pengadaan infrastruktur pemungutan tol non tunai nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) di Indonesia.

Sementara itu, Roatex Ltd menyatakan telah mempersiapkan proyek ini dalam waktu dua tahun terakhir. Tahap pertama pertama proyek akan memakan waktu 1 tahun untuk diselesaikan, setelah perjanjian konsesi diberlakukan.

Selanjutnya: BUJT masih menunggu skema bisnis penerapan transaksi nirsentuh berbasis MLFF

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×