kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BLSM bukan untuk menolong, tapi sogokan ekonomi


Minggu, 16 Juni 2013 / 15:28 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melakukan absensi di salah satu perkantoran di Jakarta, Rabu


Sumber: Tribunnews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA Pemerintah berencana menaikkan harga BBM. Kenaikan itu dibarengi dengan program pemerintah yakni BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat).

"BLSM bukan untuk menolong karena sementara tapi untuk melakukan sogokan ekonomi untuk meredam kemarahan atas kebijakan kenaikan BBM," kata aktivis Petisi 28 Haris Rusli di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (16/6/2013).

Haris mengatakan kebijakan BLSM hanya menguntungkan Partai Demokrat untuk Pemilu 2014. "Menyelamatkan PD dari kebangkuratn politik agar terpilih lagi," kata Haris. Dia menambahkan, tidak ada niat baik pemerintah untuk menolong rakyat. Seharusnya anggaran milik rakyat tersebut bukan dengan BLSM.

"Terkait kebijakan terhadap BLSM, kami menilai kebijakan BLT atau BLSM. Pemerintah dalam hal ini memposisikan sebagai pihak lain yang mengkasihani rakyat padahal pemerintahan SBY itu dipilih rakyat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×