kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BI: Rupiah tertekan faktor eksternal


Jumat, 24 Juli 2015 / 20:36 WIB
BI: Rupiah tertekan faktor eksternal


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) Jumat (24/7) rupiah bertengger pada level Rp 13.448 per dollar Amerika Serikat (AS), melemah 0,4% dari sebelumnya Rp 13.394 per dollar AS. Sejak minggu lalu rupiah terus mengalami tekanan.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pelemahan rupiah ini terjadi karena banyak faktor eksternal. Di Amerika, dunia melihat akan ada penyesuaian suku bunga acuan pada bulan September 2015.

Hal ini membuat perhatian semua orang tertuju pada Amerika. "Investor juga semua melihat ke Amerika tapi kondisi di Amerika sekarang melihat ke Yunani," ujarnya, Jumat (24/7).

Sisi positif pada Yunani adalah akan adanya restrukturisasi utang. Kalau dibandingkan dengan negara tetangga lainnya, depresiasi rupiah secara week to date hingga Kamis kemarin (23/7) adalah 0,58%. Menurut Agus, depresiasi ini jika dibandingkan dengan Thailand dan Singapura, depresiasi yang dialami dua negara tersebut lebih tajam.

"Kita lihat itu karena kondisi eksternal. Kalo kita lihat transisi ekonomi sedang berjalan baik," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×