kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BI: Harga rumah makin mahal pada kuartal 4 2017


Kamis, 08 Februari 2018 / 17:56 WIB
BI: Harga rumah makin mahal pada kuartal 4 2017
ILUSTRASI. Pameran properti IPEX 2018


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia pada triwulan IV 2017 mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer tumbuh meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Indeks Harga Properti Residensial pada triwulan IV 2017 meningkat 0,55% (qtq), sedikit lebih tinggi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,50% (qtq).

Kenaikan harga rumah terjadi pada semua tipe rumah, terutama rumah tipe menengah, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Bandar Lampung. Peningkatan ini juga diprediksi Bank Indonesia akan terus tumbuh di triwulan I 2018, yang diperkirakan sebesar 0,72% (qtq).

"Peningkatan harga rumah tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan harga bahan bangunan dan upah tenaga kerja," tulis keterangan resmi Bank Indonesia, Kamis (8/2).

Sementara volume penjualan rumah pada triwulan IV 2017 tumbuh meningkat sebesar 3,05% (qtq), lebih tinggi dibandingkan penjualan rumah pada triwulan III 2017 yang tumbuh 2,58% (qtq).

Perkembangan sektor properti residensial tersebut sejalan dengan pemulihan ekonomi domestik yang terus berlangsung pada triwulan IV 2017.

"Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang terutama bersumber dari dana nonperbankan," sambung Bank Indonesia.

Sebanyak 56,18% pengembang menggunakan dana internal perusahaan sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial. Sementara pembiayaan pembelian properti residensial oleh konsumen terutama bersumber dari perbankan.

Di mana 75,93% konsumen memanfaatkan KPR sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×