kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

BCA hingga Intiland Akan Bangun Gedung di IKN, Kapan Groundbreaking?


Jumat, 02 Agustus 2024 / 19:28 WIB
BCA hingga Intiland Akan Bangun Gedung di IKN, Kapan Groundbreaking?
ILUSTRASI. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) hingga PT Intiland Development Tbk. (DILD) dikabarkan bakal segera berinvestasi di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) hingga PT Intiland Development Tbk. (DILD) dikabarkan bakal segera berinvestasi di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono menyebut proses groundbreaking itu rencananya akan dilakukan pada kunjungan Presiden Joko Widodo ke IKN selanjutnya.

"Nanti saat Pak Presiden ke sana (groundbreaking-nya dilakukan), Ini rencananya, ini rencana loh ya," ujar Basuki saat ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (2/8).

Kendati demikian, Basuki menekankan bahwa sifatnya masih dapat berubah sewaktu-waktu. Hingga saat ini dirinya masih menunggu konfirmasi dari pihak Istana.

Baca Juga: Bandara VVIP IKN Bakal Jadi Bandara Komersial, Begini Kata Menteri Perhubungan

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, memberi bocoran akan terdapat 4 hingga 5 perusahaan yang akan melakukan investasi dalam waktu dekat.

Adapun daftarnya, BCA, Intiland, Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto, hingga Swis Bell.

"Ada 4 sampai 5 perusahaan, yang confirm Insya Allah 4. Salah satunya BCA, Hotel Swiss Bell, kemudian ada RGE, dan satu lagi Intiland," jelas Agung.

masih enggan menyebut berapa estimasi total investasi empat perusahaan tersebut. Dia menjelaskan, perkiraan nilai investasi bakal diumumkan berdekatan dengan proses groundbreaking.

"Nanti kita umumkan (nilai investasinya) biasanya kalau sudah dekat, final dokumennya, itu angkanya keluar," kata Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×