kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BCA hingga Intiland Akan Bangun Gedung di IKN, Kapan Groundbreaking?


Jumat, 02 Agustus 2024 / 19:28 WIB
BCA hingga Intiland Akan Bangun Gedung di IKN, Kapan Groundbreaking?
ILUSTRASI. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) hingga PT Intiland Development Tbk. (DILD) dikabarkan bakal segera berinvestasi di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) hingga PT Intiland Development Tbk. (DILD) dikabarkan bakal segera berinvestasi di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono menyebut proses groundbreaking itu rencananya akan dilakukan pada kunjungan Presiden Joko Widodo ke IKN selanjutnya.

"Nanti saat Pak Presiden ke sana (groundbreaking-nya dilakukan), Ini rencananya, ini rencana loh ya," ujar Basuki saat ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (2/8).

Kendati demikian, Basuki menekankan bahwa sifatnya masih dapat berubah sewaktu-waktu. Hingga saat ini dirinya masih menunggu konfirmasi dari pihak Istana.

Baca Juga: Bandara VVIP IKN Bakal Jadi Bandara Komersial, Begini Kata Menteri Perhubungan

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, memberi bocoran akan terdapat 4 hingga 5 perusahaan yang akan melakukan investasi dalam waktu dekat.

Adapun daftarnya, BCA, Intiland, Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto, hingga Swis Bell.

"Ada 4 sampai 5 perusahaan, yang confirm Insya Allah 4. Salah satunya BCA, Hotel Swiss Bell, kemudian ada RGE, dan satu lagi Intiland," jelas Agung.

masih enggan menyebut berapa estimasi total investasi empat perusahaan tersebut. Dia menjelaskan, perkiraan nilai investasi bakal diumumkan berdekatan dengan proses groundbreaking.

"Nanti kita umumkan (nilai investasinya) biasanya kalau sudah dekat, final dokumennya, itu angkanya keluar," kata Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×