kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KPR tumbuh 12,79% di kuartal II


Kamis, 15 Agustus 2019 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Proyek pembangunan perumahan


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyatakan volume penjualan rumah terkontraksi 15,79% yoy. Sejalan dengan itu pertumbuhan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) pada kuartal II-2019 hanya 12,79% yoy melambat dari 15,67% yoy di kuartal sebelumnya.

Selain itu, pencairan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FKPP) pada kuartal II-2019 tercatat Rp 1,69 triliun, lebih rendah dari kuartal I-2019 yang tercatat Rp 2,66 triliun.

Baca Juga: Perpres kendaraan listrik diterbitkan, simak jenis insentif fiskal yang ditawarkan

Secara akumulasi, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada semester I-2019 mencapai Rp 4,35 triliun atau 61,3% dari target FLPP 2019 sebesar Rp 7,1 triliun.

Seperti yang diketahui, sebagian besar konsumen memanfaatkan fasilitas KPR untuk melakukan pembiayaan pembelian rumah.

Mengacu hasil survei BI, Kamis (15/8), mengindikasikan 74,32% konsumen menggunakan fasilitas KPR, 19,95% dengan tunai bertahap dan 6,64% secara tunai.

Baca Juga: Sepanjang kuartal II BI catat volume penjualan properti terkontraksi 15,79%

Sedangkan bagi pengembang, dana internal perusahaan masih menjadi sumber utama pembangunan properti residensial.

Pada kuartal II-2019 rata-rata penggunaan dana internal pengembang untuk pembangunan properti residensial sebesar 60,57%, pinjaman perbankan 27,54% dan pembayaran konsumen sebesar 9,8%. Berdasarkan  komposisi dana internal, porsi terbesar berasal dari laba ditahan 58,9% dan modal disetor 37%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×