kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bangun rusunawa, Kemenpera alokasikan Rp 1,53 T


Jumat, 04 Januari 2013 / 21:25 WIB
ILUSTRASI. PPKM diperpanjang, sejumlah kegiatan di Jawa-Bali wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,53 triliun untuk membangun rumah susun sederhana sewa. Anggaran ini untuk membangun 172 menara kembar.

Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung menjelaskan, rumah susun ini akan diperuntukkan bagi pegawai kepolisian, karyawan umum, mahasiswa dan pondok pesantren. Rinciannya, pegawai kepolisian sebanyak 24 twin block, untuk karyawan umum sebanyak 36 twin block, untuk mahasiswa 54 twin block, dan untuk pondok pesantren 58 twin block.

Pangihutan bilang peruntukkan rusunawa bagi pondok pesantren dan mahasiswa merupakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan bagi tenaga pendidik, santri, dan mahasiswa. "Khusus untuk pekerja diperuntukkan bagi pekerja swasta ataupun negeri yang berpenghasilan rendah," tambahnya.

Sebagai informasi, di tahun 2012 Kemenpera telah membangun 217 rusunawa twin block. Dimana, 91 unit diantaranya merupakan proyek tahun jamak sehingga pembangunannya akan selesai di tahun 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×