kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Aset Hasil Sitaan BLBI Belum Laku, MAKI: Bisa Jadi Tabungan


Kamis, 20 Januari 2022 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Warga melintas di samping plang penyitaan aset tanah milik obligor BLBI di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (3/9/2021). Aset Hasil Sitaan BLBI Belum Laku, MAKI: Bisa Jadi Tabungan.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Hak Tagih Negara atas Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI).

Sebagai informasi, saat ini Satgas BLBI telah mengumpulkan uang serta aset senilai Rp15,11 triliun. Capaian tersebut dilakukan selama 7 bulan kerja Satgas tersebut.

"Kinerja Satgas sudah bagus karena nyatanya sejak tahun 2000 baru kali ini ada aksi nyata," ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (20/1).

Tidak hanya dalam bentuk uang, asetnynay disita tersebut juga sebagian berbentuk lahan dan bangunan. Pemerintah pun berusaha untuk melelang aset tersebut untuk mengembalikan kerugian negara.

Baca Juga: Aset Milik Tommy Soeharto Tidak Laku Dilelang

Namun, terdapat aset yang tidak terjual dalam proses lelang tertutup sebelumnya. Meski begitu, Boyamin bilang penyitaan aset lahan tetap efektif untuk mengembalikan kerugian negara.

"Penyitaan aset tetap efektif, soal belum laku tidak apa-apa menjadi tabungan. Lahan akan naik harganya seiring waktu," ungkap Boyamin.

Sebagai informasi, pada hari ini Satgas BLBI melakukan penyitaan aset milik Grup Texmaco. Aset tersebut berupa lahan seluas 1,2 juta meter persegi dengan nilai Rp1,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×