kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.091   11,00   0,06%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Airlangga Pastikan Tambahan BLT Rp 30 Triliun Cukup Dongkrak Ekonomi Akhir Tahun


Jumat, 07 November 2025 / 13:38 WIB
Airlangga Pastikan Tambahan BLT Rp 30 Triliun Cukup Dongkrak Ekonomi Akhir Tahun
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Jakarta.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga memastikan bahwa pemerintah tidak akan menambah stimulus lagi yang diberikan pemerintah pada kuartal IV-2025.

Airlangga menyebut, tambahan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 30 triliun cukup untuk mendorong ekonomi Indonesia di akhir tahun.

"Cukup (stimulusnya), karena kita sudah hitung stimulus tambahan senilai Rp 30 triliun," ujar Airlangga kepada awak media di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: Teken MoU dengan Kemenkop, Kementerian PU Bakal Supervisi Gerai Kopdes Merah Putih

Tidak hanya itu, pemerintah juga masih menyalurkan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 50 triliun.

Belum lama ini, pemerintah telah meluncurkan akad massal KUR untuk 800 ribu debitur seluruh Indonesia. Dengan begitu, Airlangga mengatakan stimulus tersebut diharapkan bisa meningkatkan perekonomian.

"Kalau semuanya berjalan sektor ini akan bergerak," katanya.

Airlangga berharap, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 ini bisa mencapai 5,2% seperti yang ditargetkan pemerintah.

"On track, kita optimistis kuartal IV-2025 bisa naik," imbuh Airlangga.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 mencapai 5,04%, atau melambat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang sebesar 5,12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×