kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

65.000 Ha Sawah Terendam di Sumatra-Aceh, Nusron: Siap Ganti Sertifikat, Gratis!


Rabu, 10 Desember 2025 / 14:18 WIB
65.000 Ha Sawah Terendam di Sumatra-Aceh, Nusron: Siap Ganti Sertifikat, Gratis!
ILUSTRASI. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyebut bahwa terdapat 65.000 hektare (ha) lahan sawah yang musnah terendam lumpur imbas bencana banjir dan longsor yang menimpa Sumatra-Aceh.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyebut terdapat 65.000 hektare (ha) lahan sawah yang musnah terendam lumpur imbas bencana banjir dan longsor yang menimpa Sumatra-Aceh.

Nusron menjelaskan data tersebut didapat berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh.

"Data sementara dari Kemendagri dan dari BNPB, di tiga provinsi ini ada 65 ribu sawah yang musnah. Berubah menjadi lumpur," ujarnya dalam acara diskusi di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga: Satelit SATRIA-1 Dikirim ke Wilayah Bencana Sumatra untuk Hidupkan Akses Internet

Nusron mengungkapkan, bagi masyarakat yang telah mengantongi sertifikat tanah elektronik, dipastikan bidang lahan tersebut bakal aman sebab pihaknya telah memiliki sistem yang kuat.

"Yang menjadi agak repot nanti kalau mereka belum sertifikatkan, terpaksa kalau belum mensertifikatkan nanti kita panggil lagi, berunding lagi dengan para kasepuhan yang masih hidup, di mana dulu batas-batasnya? biasanya mengacu kepada tetangga sesamping yang itu sudah daftar," ungkapnya.

Selain itu, Nusron menuturkan pihaknya siap menggantikan sertifikat-sertifikat yang hilang tersebut dan memastikan masyarakat tak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

"Kami pastikan rakyat tidak akan dirugikan dan kami akan hadir tetap mengganti sertifikat. Dan untuk mengurus baru tidak perlu biaya lagi. Karena ini adalah bagian dari pelayanan dari negara kepada masyarakat. Negara akan hadir untuk melakukan pelayanan tersebut," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×