kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.664
  • SUN103,07 -0,13%
  • EMAS601.968 0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pemerintah Godok UU Peradilan Khusus bagi Anak, Lansia, dan Orang Cacat

Selasa, 16 Februari 2010 / 16:35 WIB

Pemerintah Godok UU Peradilan Khusus bagi Anak, Lansia, dan Orang Cacat

BANTEN. Pemerintah akan membedakan pengenaan sanksi pidana bagi anak-anak, orang lanjut usia (lansia), dan orang-orang cacat. Karena itu, pemerintah sedang menggodok aturan tentang sistem peradilan khusus anak, lansia, dan orang cacat.

Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan, aturan itu nantinya berbentuk undang-undang. "Kita akan bikin undang-undang, tapi kita kaji dulu dan akan dirumuskan menjadi suatu kebijakan," ujar Patrialis di sela-sela kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak, Tangerang, Selasa (16/2).

Menurut Patrialis, pembentukan aturan tentang sistem peradilan khusus anak, lansia, dan orang cacat itu adalah perhatian khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY). Selain itu, pemerintah memang mesti memikirkan bagaimana hukuman bagi anak-anak, lansia, dan orang cacat dalam kasus yang sama dengan orang lain pada umumnya.

"Jadi anak-anak, lanjut usia, orang cacat tidak bisa disamakan hukumannya," kata Patrialis. Selanjutnya, Patrialis menjamin segera memproses aturan khusus tersebut. "Mungkin besok saya sudah mulai kumpul dengan eselon satu untuk merumuskan dan nanti akan dilaporkan kepada Presiden," janji politisi Partai Amanat Nasional itu.


Reporter: Hans Henricus
Berita terbaru Nasional

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk
26 March 2018 - 27 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]