NASIONAL
Berita
Aduan BLSM dilaporkan ke UKP4

KENAIKAN HARGA BBM

Aduan BLSM dilaporkan ke UKP4


Telah dibaca sebanyak 465 kali
Aduan BLSM dilaporkan ke UKP4

JAKARTA. Meskipun penyaluran dana bantuan langsung sementara untuk masyarakat (BLSM) dilakukan dibawah kendali Kementerian Sosial (Kemensos), tetapi apabila terjadi masalah dalam proses tersebut masyarakat justru dipersilahkan untuk menyampaikan aduannya langsung ke Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Hal tersebut terungkap dalam pemaparan Sekjen Kemensos Toto Utomo Budi Santosa dihadapan anggota DPR.

“Sarana pengaduan melalui lapor UKP4 dengan SMS ke 1708,” kata Toto di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (5/6).

Menurutnya ada dua jenis aduan yang dapat dilaporkan masyarakat miskin penerima BLSM yaitu pertama menyangkut pelaksanaan program seperti keluhan soal penjelasan saat sosialisasi hingga penyaluran dana dan kedua menyangkut peserta penerima BLSM. Kata Toto, aduan via pesan singkat itu kemudian akan diteruskan pada PIC (person in charge) di masing-masing wilayah untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, tak hanya fasilitas SMS, tetapi pihaknya juga sudah menyiapkan posko aduan di setiap desa dan kecamatan. Hanya saja, aduan jenis ini menjadi kewajiban pihak kepala desa untuk menindaklanjutinya dalam musyarawah desa.

“Pergantian rumah tangga penerima manfaat diperbolehkan tanpa mengubah kuota pada tingkat desa/kelurahan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, komisi VIII DPR baru saja memberikan persetujuan penggunaan dana sebesar Rp 12,009 triliun oleh Kemensos di APBN-P 2013 guna menyukseskan program kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi (BBM Subsidi).

Dengan pesetujuan tersebut berarti maka apabila dalam bulan ini pemerintah memutuskan menaikkan harga bbm maka masyarakat miskin sudah mendapatkan dana kompensasi pada bulan depannya.

Hanya saja hingga kini, Menteri Keuangan Chatib Basri masih enggan memastikan kapan kenaikan harga BBM bersubsidi itu akan dilakukan. Ia mengaku masih akan menunggu penuntasan pembahasan APBN-P 2013 oleh pihak DPR sebelum menyampaikan ke publik.

Telah dibaca sebanyak 465 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Siap-siap, mobil murah tak lagi terjangkau

    +

    Harga mobil LCGC kemungkinan naik akibat inflasi dan pengurangan insentif.

    Baca lebih detail..

  • Adu gengsi produsen otomotif

    +

    Tren mobil baru di ajang Indonesia International Motor Show 2014.

    Baca lebih detail..